Ombak semalaman terdengar samar namun jelas menderu. Yang
terlihat hanyalah sepasang karikatur lirih menghadap ke lautan menandai komposisi
lalu-lalang sekelompok para pencari formulasi pelangi malam meski angin begitu
mencubit membelit dan sedikit
menggelitik. Sebait pendek kata historis lama entah bersembunyi dan hinggap
dimana. Sebab lengkingan suara yang datang dari kegelapan begitu berpadu dengan
suara rayapan air lautan konsis maju mundur membasahi pasir-pasir lautan yang
hanya terlihat saat sunset hingga
akhir sore menjelang. Suara-suara itu begitu nyata. Obrolan tanpa awal dan
akhir itu jelas hanya menceritakan tentang modifikasi sebuah sepeda kayuh
hingga menyerupai sepeda motor berbentuk Harley Davidson meski jarak, waktu,
hingga tempat hanyalah lagu lama untuk sekadar mereposisi sebuah cerita. Black-white, good-bad, price-place, up-down,
news flash, hanyalah sebuah simpanan memori untuk disimpan dalam sebuah beranda.
Konfigurasi semesta semakin berkotak-kotak, mengerdil,
menggumpalkan sejumlah referensi padahal sejumlah langkah pragmatism tidaklah
menjadi sebuah gambaran yang menakutkan. Dia hanya mengilustrasikan dan hendak
menempati beberapa sudut tempat paling depan hingga belakang saja. Dia hanyalah
sebuah teorita, seniorita, emperisme, dan sebuah spekulasi dini yang terus
menerus menguntit, membayangi, dan menemani ke setiap momen dan peristiwa
penting yang cerdas mengisi diary
harian biasa, meski the new movies tales itu hanya
terpampang dalam sebuah koran-koran dan beberapa majalah kuno klasik entah
halaman berapa. Pastinya sekelompok anak muda belia itu berdiri tegap kokoh hampir
tidak menyerupai deretan bidang catur saling berhadapan, dengan waktu dan
sepasang kursi, dimana para pemain bisa lama-lama duduk, berdiri, atau
memperhatikan kursinya sendiri. Dan trik ini hanya dapat dijelaskan oleh seorang
ahli saat seorang moderator pergi entah kemana padahal tempatnya jelas berada
di sebuah ruang kelas yang diisi oleh berbagai bidang studi, sejumlah sks,
rapat organisasi, atau hanya mengumumkan beberapa agenda kerja harian saja. Kalau
saja sejenak berjalan menanjak, lama-lama akan menemukan deretan bangunan lama kiri,
tengah, dan kanan semata.
Interogasi lagi-lagi hanya ditemukan di sejumlah cinema. To having matter then will having else.
Untuk memiliki sesuatu hal maka akan memiliki sesuatu hal yang lain. Atau the knowledge is power, atau ilmu
pengetahuan selalu menjadi sebuah kekuatan. Obrolan hanya beberapa menit saja
namun sederhana, efektif, menyentuh, dan sedikit menggetarkan jabat tangan
seniorita meski dia hanya ditemukan di sebuah museum. Dan sebuah perjalanan
apapun tidaklah ada maknanya jika sebuah kemahacintaan semesta tidak melingkupinya, meski kemudian yang
berwujud hanyalah sebuah huruf-huruf atau deret manis sejumlah angka-angka. Ini bukanlah sebuah kesimpulan. Dan cermin,
selalu menceritakan yang sesungguhnya. [AF]