Statistik Blog

Selasa, 24 Desember 2013

Strategi Mempertahankan Usaha

ASEP FITRIANA
 
            

Menyerang adalah pertahanan yang terbaik, dan bertahan adalah penyerangan yang terbaik. Hart, seorang peneliti sekaligus penulis buku 100 tokoh yang berpengaruh pada dunia, dalam catatan terakhirnya pernah menceritakan bahwa ternyata masih banyak beberapa orang yang seharusnya ia lampirkan sebagai orang yang memiliki keistimewaan dan layak ditempatkan pada urutan tertentu. Akan tetapi karena beberapa alasan tertentu, Hart hanya bisa mencantumkan 100 tokoh dimana hampir seisi dunia begitu banyak menyoroti dan becermin pada tokoh tersebut dalam setiap langkah dan sepanjang hidupnya. Buku yang dicetak beberapa edisi ini bukan hanya sekadar kaya akan visualisasi frontface nya, namun begitu mudah dibaca untuk berbagai kalangan dan tingkatan. Untuk memperjelas sisi karakteristiknya, Hart sengaja melampirkan beberapa foto tokoh, hasil karya tokoh, dan beberapa alas an kenapa tokoh-tokoh tersebut ditempatkan pada urutan tertentu.

            Meskipun pembaca agak sulit menemukan buku edisi lama saat search di sebuah internet, namun pembaca memang bisa menemukan informasi di setiap toko buku-toko buku yang memang sejak dulu bisa diketemukan, baik dalam sebuah acara bazaar, bedah buku, maupun acara penting lainnya yang diselenggarakan oleh sebuah kampus ataupun sebuah sekolah umum.  Biasanya selain mendapatkan diskon potongan harga, pembaca pun berkemungkingan besar mendapatkan informasi lainnya yang memperkuat dan memperluas wawasan berdasarkan kebutuhan dan berdasarkan tema yang sedang hangat dibicarakan. 100 tokoh yang dimunculkan Hart ini, memang cukup lengkap,  agak tebal,  dengan beberapa ratus halaman saja. Kaum spiritual, ilmuwan, seniman, olahragawan, maupun teknokrat, diceritakan Hart sesuai berdasarkan hasil studi lapangan dan berdasarkan studi literature kepustakaan yang syarat dengan analisis dan kecermatan yang luar biasa. Simak saja misalkan cerita Hart tentang hasil karya seniman klasik Ludwig Bethoven. Beberapa hasil karya berupa notasi balok asli Ludwig begitu natural terlihat dengan beberapa coretan hasil karya yang belum disadur, persis seperti menonton sebuah film Jacky Chan tanpa editing sama sekali. Alur ceritanya menegangkan, dan terkadang happy ending seperti kebanyakan film-film yang diproduksi India.

            Hart, sebenarnya sangat sederhana bercerita. Nilai-nilai dasar, konsistensi, kesungguhan pada suatu pekerjaan, dan tak segan-segan untuk mempertahankan nilai-nilai yang kuat dan selalu belajar memperbaiki kesalahan-kesalahan masa lalu adalah sebuah point plus. Langkah besar yang seringkali diingatkan konfutze filosofi klasik asal timur itu, langkah besar itu selalu berawal dari langkah pertama. Seperti halnya improvisasi spontanitas yang terlebih dahulu dibina dengan dasar-dasar harmonisasi yang ajeg, sebuah pekerjaan seringkali diyakini kemudian sebagai sebuah usaha yang terus-menerus harus dijalani. Fluktuasi, naik turunnya iklim usaha, seperti halnya sebuah analogi yang sering dilontarkan beberapa kaum intelektual. “Yakinlah, bahwa bisnis itu seperti halnya kendaraan yang sedang melaju naik. Dia tidak bisa naik sendiri, kalau turun sudahlah pasti.” Berbisnis memerlukan langkah-langkah besar. Dan aktivitas berbisnis, selain dapat dipelajari kaum dewasa, bagi kaum anak-anak pun tentu saja dapat dilatih sejak dini. ***