Statistik Blog

Selasa, 22 Oktober 2013

Dunia dalam Cinema


Zathura, sebenarnya bukan hanya sebuah film keluarga yang bersifat imajinatif belaka, namun selebihnya adalah sebuah cinema tentang dinamika kehidupan keluarga yang penuh dengan nilai-nilai kebersamaan. Kehidupan single parent yang nyaris memporak-porandakan harmonisasi sebuah keluarga sebenarnya, dengan aneka kesibukannya masing-masing, justru dengan ditemukannya sebuah ‘games’ kuno oleh seorang adik saat dikejar-kejar oleh seorang kakaknya, bukan hanya mempersatukan kembali dan menjadi lebih harmonis kehidupan komunikasi dengan seluruh keluarganya, bahkan hal-hal aneh dan luar biasa yang hanya dialami oleh anggota keluarganya itu, sebuah kehidupan dan kerukunan sebuah keluarga semakin lebih difahami dan semakin bermakna.  
Zathura sebenarnya hampir mirip dengan film Jumanzi. Hanya saja latar film jumanzi ini bukan berlatar di kehidupan luar angkasa, namun film yang dimainkan oleh aktor senior Hollywood ini lebih menitik beratkan pada hadirnya kehidupan rimba liar, romantika sebuah kesuksesan sebuah korporasi, back to the past, dan perpaduan antara kehidupan in the past dan continous kini dengan tentunya membawa sebuah keanehan dan persepsi ‘agak miring’ untuk menunjukkan sebuah keluarbiasaan yang tidak mungkin menurut sebuah logika pada umumnya. Seperti ketika sebuah games dimainkan, tiba-tiba sekumpulan binatang-binatang purbakala seperti badak, gajah, binatang menyerupai dinosaurus saling bermunculan untuk tak sekadar mengagetkan dan ‘menyapa’ seorang ayah, seorang anak, dan seorang remaja dewasa, namun justru lebih mempererat persahabatan diantara mereka. Meskipun kedua film ini agak sedikit menegangkan, namun hal-hal lucu dan nampak polos yang diperankan oleh beberapa aktor tersebut semakin lebih melupakan sebuah perjalanan waktu.
Cinema Indonesia, sebenarnya sejak dulu tak kalah populernya. Bahkan aktris seperti Christine hakim, bukan hanya sukses di dalam negeri, pun di luar negeri pun pernah dilakoninya. Lebih jauh beberapa aktor yang sudah merakyat seperti aktor senior Ibing, Benyamin S., Didi petet, S. Bagyo, hingga Suzanna, adalah beberapa aktor senior yang bukan hanya mampu memerankan berbagai peran, namun tidak sedikit telah mewarnai dan mengisi kesemestaan film layar lebar Indonesia yang sempat mensejajarkan  industri film mancanegara.  [AF]