Statistik Blog

Sabtu, 24 Agustus 2013

Menggiring Inspirasi


Bawalah peta, perbekalan, teman, seandainya kau melakukan perjalanan.- Dora


Saat buah apel jatuh di atas kepala, saat newton merenungkan sesuatu, maka tak lama kemudian lahirlah teori gravitasi. Saat pikiran Tolstoy mengembara cukup lama, maka muncullah tulisan-tulisannya yang cukup cemerlang tanpa hambatan sedikitpun. Saat wright bersaudara melihat hewan capung beterbangan kesana-kemari, maka terciptalah kemudian pesawat terbang yang kini konon modelnya begitu melimpah. Mereka sebenarnya adalah pribadi-pribadi biasa yang sebelumnya diketemukan dalam lingkungan yang berbeda-beda. Bahkan tak disangka-sangka sebagian dari mereka yang dicap sebagai pribadi idiot dengan kecerdasan di bawah rata-rata, beberapa dekade kemudian dunia menilainya sebagai seorang pribadi jenius lantaran karyanya begitu dibutuhkan masyarakat umum.
Setiap orang memang dilahirkan dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Daya cipta kreasi Yang Maha Kuasa, bahkan diterjemahkan kemudian sebagai sebuah kenyataan bahwa manusia adalah mahluk termulia karena memiliki komponen anatomi yang sempurna dan daya cipta kreasi yang menakjubkan. Keunggulan, kehebatan, diferensiasi perbedaan kualitas yang muncul kemudian lalu disinyalir dan diasumsikan bahwa tata kelola, konsistensi  ajeg , dan selalu feeling that there are not perfect yet  dan selalu terus mencoba, adalah beberapa faktor yang memunculkan warna-warni tingkat kualitas tersebut. Sekiranya tak salah, Newton, adalah pribadi yang selalu terus mencoba dan tak merasa puas dengan kenyataan yang ada.
Sepak terjang Beethoven tentu lain ceritanya. Rentetan karya fenomenal classicalnya bahkan dijadikan sebagai bahan pembelajaran wajib bagi mereka yang merasa aral melintang di dunia art and instrumental. Dunia kemudian menempatkannya sebagai pribadi yang bukan hanya terbilang jenius, namun inspiratif menebarkan kemungkingan-kemungkinan baru dalam memunculkan aneka harmonisasi di setiap bidang.   [af, dari berbagi sumber]