Statistik Blog

Rabu, 21 Agustus 2013

Jenuh?



Kejenuhan, mungkin saja menurut beberapa ahli psikologi merupakan hal yang biasa, wajar, dan dianggap umum. Kejenuhan merupakan kondisi emosional kejiwaan seseorang hingga sebuah sistem sekalipun karena boleh jadi stagnasi atau kemacetan begitu terlalu kental menguasai seluruh aktivitas harian. Hal ini semakin diperkuat oleh kondisi real lingkungan global yang semakin sulit diprediksi dan sulit ditebak arah dan tujuannya. Seperti halnya sebuah perahu besar, tentu untuk sampai menuju tempat yang diinginkan memang memerlukan peta, nakoda, dan suasana yang dibangun hingga penumpang dan pengendali perahu besar merasa nyaman dan terpenuhi seluruh kebutuhan hidupnya.
Dunia memang tidak nampak kecil dan bukan milik segelintir komunitas saja. Seperti halnya sebuah komputer, komponen satu sama lainnya memang memiliki peran tersendiri, watak, karakteristik, yang memang harus berfungsi baik hingga sebuah kehidupan akan terlihat berjalan dengan sebaik-baiknya dan terlihat anggun. Bahkan pepatah kuno dulu sering mengatakan bahwa tubuh merupakan sebuah sistem. Seandainya salah satu organ tubuh sakit, maka secara serentak sistem saraf lainnya akan menginformasikan secara reflek rasa sakit tersebut. Contoh sederhana, seandainya tubuh Anda dicubit, maka secara reflek mulut akan menginformasikan rasa tersebut dengan tentunya berbeda-beda sesuai dengan beberapa aneka bahasa dan informasi yang masuk ke dalam sistem tubuh tersebut. Bisa saja  ‘aw’, ‘aduh’, atau ‘wadau’, dll. Ini memang bukan hal yang aneh.
Manusia memang memerlukan kompas. Selain karena watak manusia yang ‘hiper produktif’, mampu membolak-balikkan bahasa, imej, hingga menata ulang etika dan estetika tempat hingga wilayah, konon yang terakhir ini, menurut beberapa ahli psikologi disinyalir mampu ‘menyegarkan’ kembali hal-hal yang sebelumnya memang memacetkan suasana dan tentunya menyesakkan alam psikologi atau alam rasa. Dan satu hal penting lainnya, tentu saja, menjaga kesehatan, baik lingkungan sekitar atau lingkungan global, akan lebih baik daripada berusaha terus-menerus mengobati.  [af, dari berbagai sumber]