Kejenuhan, mungkin saja menurut beberapa ahli psikologi
merupakan hal yang biasa, wajar, dan dianggap umum. Kejenuhan merupakan kondisi
emosional kejiwaan seseorang hingga sebuah sistem sekalipun karena boleh jadi stagnasi
atau kemacetan begitu terlalu kental menguasai seluruh aktivitas harian. Hal
ini semakin diperkuat oleh kondisi real lingkungan global yang semakin sulit
diprediksi dan sulit ditebak arah dan tujuannya. Seperti halnya sebuah perahu
besar, tentu untuk sampai menuju tempat yang diinginkan memang memerlukan peta,
nakoda, dan suasana yang dibangun hingga penumpang dan pengendali perahu besar
merasa nyaman dan terpenuhi seluruh kebutuhan hidupnya.
Dunia memang tidak nampak kecil dan bukan milik segelintir
komunitas saja. Seperti halnya sebuah komputer, komponen satu sama lainnya
memang memiliki peran tersendiri, watak, karakteristik, yang memang harus
berfungsi baik hingga sebuah kehidupan akan terlihat berjalan dengan
sebaik-baiknya dan terlihat anggun. Bahkan pepatah kuno dulu sering mengatakan
bahwa tubuh merupakan sebuah sistem. Seandainya salah satu organ tubuh sakit,
maka secara serentak sistem saraf lainnya akan menginformasikan secara reflek
rasa sakit tersebut. Contoh sederhana, seandainya tubuh Anda dicubit, maka
secara reflek mulut akan menginformasikan rasa tersebut dengan tentunya
berbeda-beda sesuai dengan beberapa aneka bahasa dan informasi yang masuk ke
dalam sistem tubuh tersebut. Bisa saja
‘aw’, ‘aduh’, atau ‘wadau’, dll. Ini memang bukan hal yang aneh.
Manusia memang memerlukan kompas. Selain karena watak
manusia yang ‘hiper produktif’, mampu membolak-balikkan bahasa, imej, hingga
menata ulang etika dan estetika tempat hingga wilayah, konon yang terakhir ini,
menurut beberapa ahli psikologi disinyalir mampu ‘menyegarkan’ kembali hal-hal
yang sebelumnya memang memacetkan suasana dan tentunya menyesakkan alam
psikologi atau alam rasa. Dan satu hal penting lainnya, tentu saja, menjaga
kesehatan, baik lingkungan sekitar atau lingkungan global, akan lebih baik
daripada berusaha terus-menerus mengobati. [af, dari berbagai sumber]