Statistik Blog

Senin, 08 Juli 2013

Analogi



Dunia memang nampak mungil seandainya dilihat dari berbagai sisi. Kekecilan ini akan nampak jelas seandainya tak ada salahnya bermimpi atau berani untuk bersahabat dengan astronot Neil Armstrong, sekadar sedikit banyak menceritakan pengalamannya, dimana kebanyakan orang mengenalnya sebagai orang pertama yang pernah menginjakkan kakinya di bulan. 

Namun memang banyak alternatif atau cara lain untuk melihat dunia atau apa dan bagaimana hubungan dunia dengan siapapun yang ingin mengekspresikan dirinya atau mereka yang tetap fokus untuk memperlakukan dunia sebagai sahabat yang saling membutuhkan. Bahkan professor murata, seorang intelektual ternama pernah menyederhanakan bahwa dunia ibarat human here. A human looks like a world of microcosmos. Kepala ibarat konfigurasi formasi planet, hati ibarat hamparan bumi, hujan seperti seorang ksatria yang gagah, dan hamparan tanah luas ibarat seorang permaisuri yang sangat anggun. Semua saling berpasang-pasangan dan alam semesta laksana ruh feminisme dan maskulinisme yang dapat diketemukan pada human being

Akan tetapi tentu saja hal yang sangat membahagiakan siapapun tak mengetahui pasti realitas apa yang benar-benar terjadi kelak. Bahkan teknologi tercanggih pun belum mampu mencapainya secara pasti karena diluar itu semua semua masih berkeyakinan bahwa sebenarnya ada kekuatan lain yang berkehendak untuk menentukan apa adanya. The life is secret. The people just have want to try better and the last that all must look at on the knowledge, the experience and the wise of the God. Dan ini tentu saja bukan sebuah project for a new cinema  atau sebuah the last of updating. Namun apapun itu sebuah kreativitas adalah sebuah perjalanan yang serta merta harus diapresiasi sesuai dengan kemauan dan kemampuannya masing-masing. The world is the secret. (af)