Namun memang
banyak alternatif atau cara lain untuk melihat dunia atau apa dan bagaimana
hubungan dunia dengan siapapun yang ingin mengekspresikan dirinya atau mereka
yang tetap fokus untuk memperlakukan dunia sebagai sahabat yang saling membutuhkan.
Bahkan professor murata, seorang intelektual ternama pernah menyederhanakan
bahwa dunia ibarat human here. A human looks like a world of microcosmos.
Kepala ibarat konfigurasi formasi planet, hati ibarat hamparan bumi, hujan
seperti seorang ksatria yang gagah, dan hamparan tanah luas ibarat seorang
permaisuri yang sangat anggun. Semua saling berpasang-pasangan dan alam semesta
laksana ruh feminisme dan maskulinisme yang dapat diketemukan pada human being.
Akan
tetapi tentu saja hal yang sangat membahagiakan siapapun tak mengetahui pasti
realitas apa yang benar-benar terjadi kelak. Bahkan teknologi tercanggih pun
belum mampu mencapainya secara pasti karena diluar itu semua semua masih berkeyakinan
bahwa sebenarnya ada kekuatan lain yang berkehendak untuk menentukan apa
adanya. The life is secret. The people
just have want to try better and the last that all must look at on the knowledge,
the experience and the wise of the God. Dan ini tentu saja bukan sebuah project for a new cinema atau sebuah the last of updating. Namun apapun itu sebuah
kreativitas adalah sebuah perjalanan yang serta merta harus diapresiasi sesuai
dengan kemauan dan kemampuannya masing-masing. The world is the secret. (af)