Dalam tradisi kuno religiusitas, berfikir sebentar saja lebih unggul nilainya dibandingkan dengan melakukan sesuatu tanpa ilmu pengetahuan yang cukup. Namun memang mesti ekstra hati-hati, kemampuan untuk bersikap adil, bukan saja melihat pada wilayah eksternal namun juga mesti melihat pada wilayah internal. Melihat ke dalam juga harus diiringi dengan melihat ke luar. Menejemen waktu dan menejemen bentuk aktivitas dengan sendirinya merupakan sebuah tuntutan yang bersifat harus dan sesuatu yang penting agar keseimbangan hidup tetap terjaga. Hidup sehat, produktif, bermanfaat, bermakna dan menyenangkan untuk generasi kini maupun generasi yang akan datang.
Derasnya berbagai informasi yang tak
terbendung dari berbagai media, sebenarnya merupakan sebuah realitas atau
kenyataan dan sebuah peluang bagi mereka yang kuat dan intens dalam dunia positive thinking. Peralihan atau
mungkin bentuk baru dari masa dunia agraris pertanian dan maritim, dunia
industri hingga dunia informasi memang memiliki watak dan karakteristiknya
masing-masing. Kalau boleh mengutip, sebenarnya hebatnya pada masa-masa atau
dunia-dunia tersebut, yang lebih kental adalah aspek saling menguatkan satu
sama lainnya. Keajaiban, gatek (gagap teknologi), miss communication, over act,
sebenarnya dalam dunia pendidikan merupakan sesuatu hal lumrah dan dianggap
wajar. Istilah lainnya menyebutkan, sebenarnya janganlah takut salah dalam
melakukan sesuatu yang dianggap baik, toh pada akhirnya seorang anak akan
mengambil pelajaran dari apa yang telah diperbuatnya.
Belajar memang aktivitas yang tak
berkesudahan. Kekuatan berfikir, kekuatan merasakan sesuatu, kekuatan
berperilaku memang selalu bereferensi dan bersumber dari banyak sumber selain juga
harus menempuh wajib belajar sembilan tahun. Dan satu hal yang selalu penting
adalah bagaimana agar di setiap waktu selalu tumbuh dan berkembang kemauan
untuk berbuat lebih baik. Iklim sekarang memang susah diprediksi atau
diperkirakan. Seperti halnya film zathura, siapapun memang harus selalu siap
siaga dalam melakukan pilihan langkah apapun beserta akibat-akibatnya. Dan
tentu saja, Davinci, memang bukan hanya sebagai refensi cinema namun memang
seorang arsitek terkenal yang mahir pada masanya. [af]