Statistik Blog

Senin, 01 April 2013

Semut


Ya.
Langit pun mendung memayungi pelataran tak bertepi.
Rindu senandung yang muncul untuk kemudian terbenam,
adalah cerita misteri untuk sekadar berdiri lalu tertatih-tatih,
mengisi sejumlah kotak-kotak yang tersusun sangat cerdik.

Arah pun enggan terlupakan. Sebab keseimbangan adalah kesempurnaan,
kedatangan adalah keramahan, keramaian adalah kesemestaan, dan
pembicaraan adalah kebijaksanaan membumi.

Bumi tentu saja tak berlipat-lipat sebab rerumputan begitu menggoda.
Atau bukan karena senda gurau angin, appersepsi semut,
atau tentang sesuatu yang tak perlu lagi banyak direnungkan, sebab waktu
sudah tergenggam, sebab akhir selalu berawal, sebab rindu adalah napas,
sebab hampa adalah perjalanan bawah sadar, sebab mimpi adalah bayangan
kenyataan dan senandung lelap.

 Hujan, seperti dulu melurus.