Dialog
Socrates, pustaka ‘diam-diam’ yang sempat diterjemahkan ke dalam bahasa
Indonesia ini memang cukup inspiratif. Ukurannya tipis, meskipun mesti
berbolak-balik lembar perlembar untuk memahami isi kandungannya, pesan Socrates
itu memang cukup agak lincah dan agak ‘nakal’ kalau tak sekadar memberi
kesempatan kepada pemerhatinya untuk menemukan hal-hal yang terkesan ‘lain’ dan
memperkuat sejumlah argumennya. Terlepas dari hal-hal ambigu, alwasilah,
seorang ahli bahasa bilang, hal penting lainnya, bahwa seorang pembahasa yang
baik selalu mencari gagasan lain atau bentuk lain yang memperkuat dan
menjelaskan sebuah kenyataan kekinian. Dan memang agak berbeda dengan ahli
komunikasi kontemporer ternama, Bang Jalal, janganlah terlalu rumit dengan permasalahan
bahasa, namun simaklah terus maksud dan tujuan keynote speaker. Pergi ke suatu tempat, memang selalu menemukan
hal-hal yang istimewa.
Lalu
lahirlah paradigm tentang dunia mimpi. Seperti halnya sebuah koin dua buah mata
uang, ‘rada’ kaget masuk ke dalam tata dunia serba
misteriusitas serba ambigu penuh kejutan-kejutan untuk membuka ruang sejumlah
paradigm cara berpikir terhadap apapun itu adalah seperti apa yang dibayangkan,
tentunya setelah bernegosiasi dengan abad tradisional dan abad modernitas, hal-hal
bersifat pragmatis prioritas awal memang selalu menjadi bagian dari pola
perilaku abad terkini. Maka inilah yang Clinton sebut, bahwa lompatan akal
memang mahal dan cukup berputar-putar pada tata ruang dan waktu yang hampir
sama disejajarkan dengan lompatan suara hati yang konon hampir sama-sama unggul
dan cepat dalam menjelaskan apapun hingga dijadikan sebuah inspirasi dalam
mengambil sebuah kebijakan. Cinema The Underwater
World dengan background sebuah
kehidupan pulau yang nyaman dan kehidupan bawah air penuh misteri, sebenarnya
yang lebih menarik adalah menghadirkan gagasan-gagasan brilyan dalam ‘cpu’ otak
dunia humanism atas kesepakatan dunia realitas kini dengan sejumlah rangkaian
yang mengelilinginya, hingga sadar tak sadar, dunia off line, face to face, take and give, yes or no, smiles and what,
memang sesuatu fenomenal. (AF)