Biarlah sejarah membayangi, memenjarakan,
dan menegur.
Sebab mereka
tidak selalu berwarna hitam pekat kelam,
atau menakutkan
sama sekali.
Meskipun
waktu terus bergulir pada tempat yang sama,
namun Dia
seperti apa yang selalu di semestakan siapapun.
Setiap
sudut, jarak, perjumpaan adalah detak
peringatan, persahabatan, dan keinginan
untuk selalu mengisi, menegur, dan merenda konfigurasi semesta.
Dan
cahaya, bersama air angin yang jatuh bersembunyi di awan hingga deras menyirami bumi, tentu saja selalu
mendahului suara detak dunia.