Namun lepas dari itu semua, sebenarnya tema-tema itu tidak jauh berbeda seperti perputaran jarum jam, sedangkan jarum jamnya sebenarnya memang mengelilingi tempat pada tempat yang sama, hanya saja tentunya kualitas dan angka-angkanya saja yang berlainan. Dan itu kelihatannya biasa saja. Seperti halnya cerita ayam dan telur, duluan mana ayam atau telur berada di muka bumi ini? Siapapun hampir dipastikan bisa menjawabnya. Namun, ternyata kebanyakan lebih memilih diam membisu daripada menjawab pertanyaan tersebut. Bukan apa, selain karena sipenanya dan sipenjawab tak pernah menemukan jawaban yang pasti dan tepat, karena memang pertanyaan itu sudah dianggap umum dan biasa. Di survei atau tidak disurvei, memang ternyata setiap individu memiliki pertanyaan sendiri untuk sekadar mencari sesuatu yang lebih berarti dan tentunya bermanfaat bagi khalayak banyak.
Lebih penting dan sederhana dari itu semua, memang kepentingan untuk menciptakan hal-hal yang dianggap baik memang sebuah pekerjaan biasa dan agak enteng meskipun jangan pernah mengentengkan sesuatu. Dan sebenarnya terus terang saja, mereka ingin bicara, bahwa sungguh apapun yang mereka tulis atau bicarakan itu adalah sungguh sangat menginspirasi dan cukup bermakna. Dan seandainya siapapun pernah membaca karya Suze Norman, dunia angka-angka memang terkadang tak ada kaitannya dengan dunia spiritual? (AF)