Statistik Blog

Rabu, 09 Oktober 2013

Intensifikasi Partnership



Partnership selain menyentuh tingkat atas hingga tingkat bawah, istilah partnership, seringkali merujuk pada istilah kamus. Dan pada umumnya, partnership ini sudah dikenal luas sebagai bahasa yang mempribumi, meskipun istilah ini berasal dari istilah asing. Lebih jauh partnership seringkali banyak diwacanakan dan dinyatakan sebagai rekanan bisnis, baik itu bisnis berskala nasional maupun bersifat internasional. Namun ujung-ujungnya istilah ini sering diperkuat kembali untuk sekadar lebih menjelaskan visi dan misi sebuah perusahaan maupun sebuah institusi profit maunpun nonprofit, bahkan tak jarang istilah ini sering dijadikan sebagai bahan diskusi untuk sekadar mengisi waktu-waktu luang semata dan memperluas bahan referensi dan wawasan terkini.
Untuk melanggengkan dan melebarkan sayap sebuah perusahaan, berpartnership menjadi sebuah keharusan yang mau tidak mau harus dijalani dan diagendakan secara wajar. Sebagai sebuah peran dan fungsi leadership, berpartnership tidak hanya berusaha menjelaskan internalisasi sebuah perusahaan atau institusi dirinya, namun juga berusaha memahami dan menselaraskan ‘dua dunia’ yang memiliki keunikannya tersendiri. Agar ‘dua dunia’ ini berjalan secara harmonis, maka peta dan gambaran yang dimiliki oleh masing-masing perusahaan, institusi, hingga individu sebagai bagian dari organisasi tersebut sudah harus ditampilkan secara apa adanya,  bersifat dinamis fleksibel tak kaku, untuk menerima perubahan secara wajar, baik itu perubahan yang datang dari dinamika internal maupun dinamika eksternal.
Fungsi leadership selanjutnya bukan hanya saja menguasai fungsi managerial yang sudah banyak difahami umum sebagai sebuah kesatuan antara planning, organizing, actualizing, hingga controlling, namun seorang leadership, selain seperti seorang penjelajah di hutan rimba, seorang leadership  pun kemudian diibaratkan  sebagai seorang nakoda yang sedang mengendalikan perahu besar di sebuah lautan lepas. Seorang leaderhip, tentu saja harus memahami benar kemana peta akan berubah dan bagaimana sebuah iklim dan dampaknya mempengaruhi sebuah konfigurasi system beserta komponen-komponennya. Leadership dan partnership, memang sebuah pekerjaan yang banyak dikenal umum. Seperti sebuah jarum jam, mereka berkemungkinan besar akan terus beralih dan terus mampir pada siapapun tak terkecuali pada saat-saat relaksasi sekalipun. Sebab mereka seperti bagian dari kehidupan yang telah, sedang dan akan dijalani oleh siapapun. Kullu nafsin ro’yun. Setiap diri adalah pemimpin bagi dirinya sendiri. Bahkan dulu, sejak masa kenabian, ada riwayat, seorang pimpinan terbesar suatu wilayah melihat seseorang penduduk biasa berjalan melewati dirinya. Pemimpin besar itu bertanya siapa Anda, lalu seorang biasa itu menjawab tenang, ‘aku adalah raja bagi diriku sendiri’. Pemimpin besar itupun merasa kaget, lalu berusaha mencoba memahami kata-kata yang terlontar dari seorang penduduk biasa itu. [af, dbs]