Statistik Blog

Senin, 01 April 2013

Berlaku Bijak Mengelola Aktivitas


Sederhananya, aktivitas itu memang tak perlu menyulitkan hal-hal mudah atau sebaliknya memudahkan hal-hal yang dianggap cukup sulit. Prinsip dasar menempatkan sesuatu pada tempatnya atau melakukan hal-hal sesuai kemampuan adalah sesuatu hal yang masih dianggap penting. Adapun tentang maksud dan tujuan yang tak pernah usai-usai atau tidak sesuai dengan apa yang diinginkan dan bersifat ‘nyeleneh’ atau ‘terlalu kreatif’ memang harus terus dikaji dan ditata ulang sedemikian rupa melalui tahapan-tahapan tertentu berdasarkan pada pengalaman maupun referensi dari berbagai sumber terpercaya dan tentunya menguatkan. 

Dan prinsip manajemen pada umumnya, sejak planning (Perencanaan), organizing (pengorganisasian), aktualisasi (pelaksanaan), hingga controlling (pengawasan/evaluasi) terhadap berbagai fenomena aktivitas internal (dalam) maupun aktivitas eksternal (luar) adalah prinsip yang sudah umum dipergunakan oleh berbagai kalangan baik aktivitas yang dianggap sederhana maupun terus beralih menuju tingkatan aktivitas yang lebih tinggi.
 
Bagi seorang wirausahawan pemula, menengah hingga mereka yang sudah terbiasa berkecimpung di dunia bisnis, pemahaman dan penguatan terhadap marketing mix adalah perkara yang sudah tidak asing lagi. Mulai dari penentuan dan pengembangan strategi price (harga), place (tempat), promotion (promosi), hingga product (jenis produk) memang harus dikuasai oleh para wirausahawan atau para pebisnis manapun adanya. Dan pertanyaan-pertanyaan yang sering mengemuka sejak dulu adalah, apakah harga produk terjangkau, sesuai dan berisifat umum?, apakah tempat usaha nyaman dan terjangkau oleh konsumen?, apakah promosi layak, mengena, dan terdeteksi dan terbaca informasi tentang produk yang ditawarkan?, dan satu hal penting lainnya, apakah jenis produk tersebut banyak diperlukan dan dibutuhkan oleh khalayak umum dan tentunya bermanfaat?

Strategi pemasaran melalui strategi on-line agar produk dikenal khalayak umum memang bukan hal yang dianggap aneh. Dan hebatnya, topik ini tentunya pernah menghangat terutama pada masa era 90-an, yang mana krisis moneter, sedang ramai-ramainya diperbincangkan. Dan dari hasil beberapa penelitian, ternyata strategi on-line yang sering dipergunakan oleh para pebisnis pemula hingga menengah terbukti bahwa tidak sepenuhnya produk dapat dikenal secara luas dan menguntungkan. Dan dari hasil penelitian pun ternyata Strategi off-line tidak sepenuhnya pula suatu produk dapat dikenal secara meluas dan tentunya menguntungkan berbagai pihak. Seandainya boleh becermin lebih jauh, ternyata hal-hal seperti itu pun terjadi pula di belantara dunia pendidikan. Metode pembelajaran dan metode marketing sepertinya ibarat mata uang yang saling menghadap ke sisi lainnya.

Aktivitas memang membutuhkan kesabaran dan keuletan luar biasa. Selebihnya, menurut enterprener terkemuka, Hermawan K., dalam bisnis memang dibutuhkan inovasi dan perubahan terus-menerus secara konsisten dan berkesinambungan. Kalau tidak, aktivitas apapun, termasuk aktivitas bisnis, untuk bergerak lebih jauh memang membutuhkan kesabaran luar biasa. (AF)